TEH KEJEK

Posted by on Agu 16, 2019 in Jawa Barat, To Slide | 0 comments

 

“Teh dengan seduhan rasa dan aroma yang khas”.

 

Filosofi, Tradisi, dan Sosial
Teh Kejek merupakan teh khas Cigedug, Kabupaten Garut. Kejek dalam bahasa sunda yang berarti diinjak. Cara pembuatan teh ini dilakukan dengan menggunakan tenaga injakan kaki dan menggunakan alat-alat tradisional. Kebiasaan minum teh warga Garut dan sekitarnya untuk menghangatkan tubuh dari dinginnya udara malam dikenal dengan Tradisi Nyaneut. Tradisi ini sudah ada sejak zaman belanda.

Mencicipi
Teh Kejek memiliki rasa sepat, cenderung pahit daripada tehyg lainnya dan mempunyai rasa dan aroma yang khas.

Pengetahuan gizi
Teh Kejek memiliki kandungan antioksidan yang tinggi seperti enzim, asam amino, dan polifenol yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh secara keseluruhan. Selain itu mengandung juga vitamin B, folat, mangan, potassium, magnesium dan kafein.

Menghidangkan
Teh Kejek biasanya dihidangkan dengan singkong, kacang tanah, pisang yang semuanya dikukus kemudian disajikan bersama potongan gula merah. Gula merah digunakan sebagai pemanis rasa teh, atau dimakan bersama makanan kukus.

Bahan baku
Teh Hijau (Camellia Sinensis Assamica)

 

Cara pengolahan Teh Kejek

  1. Daun teh hijau yang telah dikumpulkan dimasukkan kepenggorengan berbahan besi.
  2. Sangrai daun teh selama 30 menit sambil diaduk-aduk.
  3. Kemudian letakkan daun teh kedalam wadah kejek yang berbentuk parit.
  4. Setelah di-kejek letakkan daun teh ke tempat pemanas untuk proses pengasapan selama 15 menit.
  5. Masukkan kembali daun yang telah diasapkan ke penggorengan berbahan besi, sangrai lebih singkat dari proses penyangraian yang pertama.
  6. Setelah itu teh disortir berdasarkan kualitas teh.
  7. Teh siap dikemas dan dijual.

 

Alamat: Kp. Babakan, Cigedug. Garut.

No. Telepon: +6287-714-755-045

Instagram: @tehkejek.garut